Breaking News

Kundapil di Sigi, Dr.Awaluddin, S.Sos, M.PA Tekankan APBD dan Program Berani Cerdas Harus Tepat Sasaran

IMG 20261016 WA0085 1
Bagikan
Lihat Tersimpan

SIGI, – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Awaluddin,S.Sos.,M.PA,. melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) di Desa Baliase, Kecamatan Marowola, Kabupaten Sigi, Sulteng. Sabtu (17/10/2026).IMG 20261016 WA0086 1Dalam pertemuan tersebut, Dr. Awaluddin menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran APBD Provinsi di desa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tepat sasaran.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah, yakni program Berani Cerdas dan Berani Sehat, yang merupakan mitra kerja Komisi IV DPRD Sulteng tempat Awaluddin bertugas.

Sebagai wakil rakyat, Awaluddin memastikan program Berani Cerdas harus tepat sasaran dan memberikan kontribusi besar bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang sedang menempuh pendidikan.

“Ini harus disosialisasikan supaya anak-anak atau adik-adik kita sebagai generasi bangsa bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” tegas Awaluddin.

Namun dalam pertemuan itu, beberapa warga mempertanyakan tentang pembayaran SPP yang belum diklaim atau dikembalikan padahal sudah lulus sebagai penerima beasiswa Berani Cerdas.

Menanggapi hal tersebut, Awaluddin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi telah membayarkan beasiswa tersebut dan soal pengembalian SPP merupakan kebijakan masing-masing kampus.

Selain itu, Awaluddin juga menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan saat ini gratis, cukup hanya membawa KTP sepanjang pelayanan dilakukan di Rumah Sakit Provinsi dan layanan gratis tersebut diberikan untuk layanan kelas 3.

“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi segan dan takut berobat ke rumah sakit, karena Pemerintah Provinsi sudah melaksanakan program Berani Sehat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Baliase dan perangkat desa, perwakilan tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Laporan : Ahmad Hidayat Dikri