Breaking News

Apel Terakhir Penuh Haru, Irjen Adi Deriyan Pamit: Sulbar Selalu Jadi Bagian dari Diriku

IMG 20261007 WA0016 1
Bagikan
Lihat Tersimpan

MAMUJU – Suasana haru menyelimuti lapangan apel Mapolda Sulawesi Barat, Rabu (7/10/26). Untuk terakhir kalinya, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memimpin apel pagi.

Apel tersebut menjadi momen perpisahan Irjen Adi Deriyan dengan seluruh personel Polda Sulbar yang telah menjadi keluarga selama lebih dari setahun bertugas di Bumi Malaqbi.

Dalam amanat terakhirnya, Irjen Adi Deriyan mengenang awal kedatangannya di Sulbar pada 19 Agustus 2025.

“Tepat 19 Agustus 2025 pertama kali saya menginjakkan kaki di Polda Sulbar. Dalam kurun waktu satu tahun lebih ini, saya merasakan bagaimana rekan-rekan menerima saya dengan tangan terbuka dan memberikan kerja sama yang luar biasa,” kenangnya.

Ia mengakui perjalanan memimpin Polda Sulbar tidak selalu mulus. Namun semua tantangan dapat dilalui bersama dengan gotong royong demi tujuan mulia melindungi dan mengabdi kepada masyarakat.

Dengan nada bergetar, jenderal bintang dua itu menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, keringat dan waktu yang telah kalian berikan. Saya pribadi beserta keluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” ucapnya.

Tak lupa, ia juga memohon maaf jika ada perkataan dan sikap yang kurang berkenan selama memimpin. Ia juga menyebut masih banyak janji yang belum sempat dituntaskan, namun yakin akan dilanjutkan oleh Kapolda yang baru.

Salah satu kebanggaan selama bertugas adalah telah berhasil merenovasi dan membangun fasilitas ibadah di lingkungan Polda Sulbar.

Momen apel yang haru sempat pecah oleh tawa saat Kapolda menyampaikan pesan bermakna dengan bumbu humor khasnya.

“Nama-nama daerah ini Majene, Mamuju, Polman, Mamasa, Mamuju Tengah, Pasangkayu pasti akan selalu hidup dalam perjalanan karir saya. Karena Sulbar bagi saya adalah salah satu tempat terindah,” ujarnya.

“Ternyata kuncinya satu, makin kamu mencintai Polda Sulbar, makin cepat kamu akan meninggalkannya, atau dimutasikan. Semakin senang saya di Sulbar, makin singkat waktu yang diberikan,” lanjutnya yang langsung disambut tawa hangat personel.

Bahkan ia berkelakar, “Mungkin karena di Sulbar programnya selalu menanam pohon, maka kami dipercayakan bertugas di Kementerian Lingkungan Hidup.”

Di akhir amanatnya, Irjen Adi Deriyan berpesan agar seluruh personel tetap menjadi polisi yang baik.

“Tetaplah menjadi polisi yang baik. Mudahkan urusan orang, maka Allah akan mudahkan urusan kita di akhirat. Jaga kehormatanmu sebagai abdi negara,” pesannya.

Ia juga berharap hubungan kekeluargaan yang telah terjalin tetap terjaga.

“Semoga hubungan kekeluargaan yang telah kita jalin tetap terjaga dengan baik. Dan tetaplah menjadi ayah dan ibu terbaik untuk keluarga kalian masing-masing,” tutupnya.

Usai apel, seluruh personel berebut berfoto bersama Kapolda untuk terakhir kalinya. Senyum, salaman dan pelukan hangat mewarnai momen perpisahan itu.

“Sulbar akan selalu menjadi bagian dari diriku. Terima kasih, keluarga besar Polda Sulbar,” pungkas Irjen Adi Deriyan***