POLMAN, harianindopos.com – Isu pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat viral di media sosial akhirnya terjawab. Video yang sebelumnya beredar dan mengklaim Mensesneg mengumumkan pencopotannya dipastikan sebagai konten menyesatkan.
Hasil penelusuran fact-checker memastikan video tersebut adalah tidak benar. Video aslinya merupakan dokumentasi pelantikan Purbaya pada 8 September 2025 saat menggantikan Sri Mulyani Indrawati berdasarkan Keppres No 86/P Tahun 2025, bukan video pencopotan. Saat itu situs resmi Sekretariat Kabinet masih mencantumkan nama Purbaya sebagai Menkeu.
Namun, isu tersebut kini menjadi kenyataan. Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu resmi dicopot dari jabatan bendahara negara.
Serah terima jabatan dilakukan pada Selasa (15/9/2026) di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta. Purbaya menyerahkan jabatannya kepada Suahasil Nazara yang akan melanjutkan masa jabatan hingga 2029.
Pergantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029, di mana Purbaya diganti wakilnya Suahasil Nazara yang dilantik Presiden Prabowo pada Senin (14/9).
Menanggapi pencopotannya, Purbaya mengaku tidak memiliki firasat khusus dan baru mengetahui keputusan resmi pada Senin, 14 September 2026. Ia menyebut peluang pencopotan 50:50 dan menegaskan itu adalah hak prerogatif Presiden.
Lantas, apa yang menjadi kejanggalan di mata publik?
Pertama, Masa Jabatan Singkat. Purbaya baru dilantik menggantikan Sri Mulyani, namun isu reshuffle sudah muncul kurang dari setahun, dinilai rawan mengganggu kepercayaan pasar.
Kedua, Isu Danantara. Pernyataan terbukanya soal Danantara Indonesia yang akan menyetor Rp120 triliun untuk membantu target defisit fiskal diduga memicu gesekan internal.
Ketiga, Rombak Birokrasi Kemenkeu. Sebelum lengser, Purbaya melakukan rotasi besar di internal, termasuk mencopot dua Dirjen dengan alasan ada pegawai yang hanya siap secara lisan tapi pekerjaannya tidak jalan berbulan-bulan.
Usai tidak lagi menjabat, Purbaya menegaskan tidak berminat kembali menjadi menteri. “Enggak lah. Baru dipecat. Masa jadi menteri lagi,” ujarnya sambil berkelakar ingin memancing di rumah.
Penulis : Drs. Muh. Dikri Darwis
Wartawan Harian Indopos.com
Kepala Biro Polman Harian Indopos.com







