PARIMO – Keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah wilayah Kabupaten Parigi Moutong direspons cepat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengungkap akar permasalahan kelangkaan BBM dan mencari solusi cepat agar distribusi kembali normal.
Berdasarkan daftar undangan, rapat dilaksanakan pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 10.00 WITA. bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Parigi Moutong.
Rapat tersebut akan menghadirkan Manager PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Sulawesi Tengah, para Manager SPBU se-Kabupaten Parigi Moutong, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Adapun instansi yang dipanggil antara lain Dinas Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi, serta Bagian SDA SETDA Kabupaten Parigi Moutong.
Rapat akan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Parigi Moutong, Alfres M. Tonggiroh, M.Si., untuk menggali informasi penyebab kelangkaan BBM dari hulu ke hilir serta mencari solusi agar penyaluran kembali lancar ke seluruh wilayah kabupaten.
DPRD berharap melalui RDP ini ada langkah konkret dan pengawasan yang lebih ketat agar BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak lagi langka di tengah masyarakat.***







