PARIMO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan dua kejadian bencana yang melanda Kabupaten Parigi Moutong dalam rentang waktu sekitar 10 jam.
Kejadian tersebut terdiri atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Bolano Induk, Kecamatan Bolano, serta banjir di Dusun 1, Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar.
Karhutla terjadi pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 21.00 WITA. Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, kebakaran berdampak pada lahan seluas kurang lebih dua hektare.
Hingga laporan diterima pada Rabu, 23 September 2026 pukul 00.14 WITA, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Petugas melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.15 WITA.
BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa karhutla tersebut, dan tidak ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan.
Sementara itu, bencana kedua yakni banjir melanda Dusun 1, Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 07.00 WITA.
Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 02.00 hingga 06.00 WITA dan menyebabkan peningkatan debit air dari wilayah hulu.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD Provinsi Sulteng bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong masih melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi banjir***







