PASANGKAYU, harianindopos.com – Kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026 di Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, ternyata menyisakan cerita meriah yang baru kali ini terpublikasikan.
Adalah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Lariang yang sukses digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Parabu.
Kegiatan akbar yang digagas SDN Parabu yang dinahkodai Kepala Sekolah Joni Tammu, S.Pd, melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kecamatan Lariang itu, secara resmi dibuka pada Rabu (13/8/2026).
Ratusan siswa SD se-Kecamatan Lariang tumpah ruah di lapangan desa dengan penuh antusias mengikuti upacara pembukaan.
Ketua K3S Kecamatan Lariang, Makmur, S.Pd, dalam sambutannya kala itu mengapresiasi inisiatif SDN Parabu. Ia menegaskan Porseni bukan sekadar lomba, melainkan wadah pemersatu.
“Ini kegiatan kita bersama. Semua SD se-Kecamatan Lariang terlibat. Terima kasih kepada SDN Parabu yang sudah menjadi inisiator. Lewat Porseni ini kita cari bibit-bibit berprestasi untuk kita bawa ke tingkat kabupaten,” ujar Makmur, S.Pd.
Pantauan di lokasi, pembukaan berlangsung khidmat dan meriah. Turut hadir Pengawas Sekolah Imade Widya Dana,S.Pd, Ketua K3S Makmur, S.Pd, Kepala SDN Parabu Joni Tammu, S.Pd bersama dewan guru dan murid, para Kepala Sekolah SD se-Kecamatan Lariang bersama guru dan murid, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas Lariang, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu PKK Desa Parabu.
Berikut daftar juara untuk cabang olahraga bergengsi:
Untuk cabang Sepak Bola Mini, Juara 1 diraih SD Inpres Parabu, Juara 2 SD Majene, dan Juara 3 SD Salupontu.
Sementara untuk cabang Bola Voli, Juara 1 diraih SD Rodo, Juara 2 SD Pelosu, dan Juara 3 SD Inpres Parabu.
Kepala SDN Parabu, Joni Tammu, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan dipusatkan di lapangan desa agar seluruh kontingen bisa berkumpul di satu titik.
“Alhamdulillah antusias anak-anak luar biasa. Kami ingin Porseni ini jadi motivasi bagi siswa untuk berani tampil, baik di olahraga maupun seni. Sportivitas dan kebersamaan yang utama,” kata Joni Tammu.
Adapun rangkaian lomba lain yang dipertandingkan meliputi atletik lari, bulu tangkis, serta lomba seni seperti menyanyi solo, pidato, dan menggambar.
Kegiatan tersebut kemudian ditutup setelah prosesi penurunan bendera HUT RI ke-81, yang dirangkaikan langsung dengan penerimaan hadiah bagi para juara di masing-masing cabang lomba.
Meski telah berlalu, semangat kebersamaan yang ditinggalkan Porseni ini diharapkan menjadi pemacu untuk melahirkan siswa-siswi berprestasi yang membanggakan Kecamatan Lariang dan Kabupaten Pasangkayu. (jas)







