Breaking News

Sinergi Polda Sulbar dan BPK RI: Kawal Transparansi Keuangan Negara Demi Pelayanan Optimal

IMG 20260929 WA0068
Bagikan
Lihat Tersimpan

MAMUJU – Langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel terus digelorakan di Sulawesi Barat. Salah satunya lewat pertemuan Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (29/9/26) di ruang tamu Kapolda.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antar institusi, khususnya dalam mengawal transparansi pengelolaan keuangan negara.

Sinergi yang kian solid ini juga selaras dengan dimulainya rangkaian agenda Grand Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Terinci serta Pemeriksaan Kepatuhan Semester II Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara intensif di lingkungan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk bersikap kooperatif dan membuka akses data seluas-luasnya demi kelancaran proses audit. Pihak kepolisian memandang kehadiran BPK bukan sekadar sebagai pemeriksa eksternal, melainkan mitra strategis untuk pembenahan internal yang berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan pengawasan yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Sulbar. Kehadiran tim auditor merupakan momentum krusial bagi kami untuk memastikan bahwa setiap rupiah uang negara yang diamanahkan kepada Polda Sulbar digunakan secara tepat, transparan dan akuntabel demi pelayanan publik yang optimal,” tutur Kapolda.

Kapolda juga menginstruksikan Irwasda dan Kabidkeu Polda Sulbar untuk menjadikan hasil evaluasi sebelumnya sebagai kompas dalam melakukan perbaikan tata kelola logistik dan keuangan.

Sementara itu, pihak BPK RI Perwakilan Sulawesi Barat memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan sambutan hangat Kapolda Sulbar. BPK berharap kolaborasi erat ini tidak hanya berhenti pada aspek pemeriksaan administratif, tetapi juga meluas pada penguatan edukasi regulasi pengelolaan keuangan untuk mencegah penyimpangan sejak dini.

Sebagai simbol kuatnya komitmen kedua institusi, pertemuan lintas sektoral ini juga diwarnai dengan pertukaran plakat dan diskusi santai namun substansial mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sulawesi Barat yang sejauh ini dalam kondisi aman dan kondusif.

(Humas Polda Sulbar)